Teks Foto: Foto bersama saat acara pelantikan ISMEI, Kamis 9 April 2026.
Indotodaynews.id - Pematangsiantar
Pengurus Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia Wilayah 1 Aceh - Sumut periode 2025 - 2027 Resmi di Lantik, Kamis (9/4/2026).
Prosesi kegiatan di mulai dari opening, sambutan dari forkopimda kota Pematangsianta S,serta civitas Akademika Universitas Simalungun, Tampilan dokumenter pasca Bencana Aceh - Sumatera Utara, dan sambutan oleh Bapak Ketua DPRD Kota Pematangsiantar, Bapak Timbul Lingga serta membuka kegiatan.
Dalam sambutannya Timbul Lingga, menyampaikan apresiasi serta dukungan kepada pengurus Ismei wilayah 1 yang d lantik.
"emoga pengurus yang baru saja dilantik dapat memberikan kontribusi nyata di masyarakat dan tetap menjadi mitra kritis kepada pemerintah serta control sosial," kata Timbul Lingga.
Sementara, Randa Wijaya sebagai kordinator ISMEI wilayah 1 menyampaikan bahwa dalam momentum pelantikan dan Rapat kerja wilayah 1 Ismei mengusung tema; Revitalisasi ekonomi pasca bencana di Sumatera Utara dan Aceh, kegiatan ini bukan hanya sebagai formalitas saja, melainkan tanggung jawab moralis, integritas dan keberadaan ISMEI di wilayah 1.
"kita juga akan merumuskan langkah" konkrit nantinya dala forum internal bagaimana ismei berperan dalam pemulihan ekonomi lokal di wilayah terdampak. momentum ini juga menjadi ajang silahturahmi lintas mahasiswa ekonomi Se Sumut - Aceh untuk terus memberikan pandangan pandangan yang kemudian bermanfaat di masyarakat," Kata Randa Wijaya.
Lebih lanjut, Randa Wijaya menyampaikan, Dengan hormat kami sampaikan kepada pemerintah kota Pematangsiantar yang memberikan atensi pada kegiatan ini sehingga kami dar pengurus dan panitia berkomitmen untuk menjalankan kegiatan ini di kota Pematangsiantar.
Kemudian, Ia menyebutkan, Terimakasih juga kepada pemerintah provinsi Sumatera Utara yang juga telah memberikan masukan masukan konkrit untuk pengurus Ismei di wilayah 1 Sumut - Aceh dan Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Bapak Timbul Lingga yang memberikan Atensi pada kegiatan ini.
"Dengan semangat dan kolaborasi ini, mari kita sama sama bergotong royong untuk membangun ekonomi yang lebih baik, adil, dan berkelanjutan di Sumatera Utara dan Aceh," Ucap Randa Wijaya.
Pelantikan ini, menurut Randa Wijaya bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting dalam melanjutkan estafet kepemimpinan ISMEI di tingkat wilayah. Kepemimpinan adalah amanah yang menuntut tanggung jawab, integritas, dan komitmen tinggi untuk membawa organisasi ke arah yang lebih baik. Pengurus wilayah juga memiliki peran strategis dalam menentukan arah gerak ISMEI, memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan peran mahasiswa ekonomi, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah dan nasional. ISMEI tidak hanya menjadi wadah akademik, tetapi juga ruang bagi mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menjawab berbagai persoalan ekonomi bangsa.
"Dengan semangat kolaborasi, dedikasi, dan integritas, pengurus wilayah 1 yang baru dilantik harus mampu menjalankan amanah dan membawa organisasi menjadi lebih maju serta menjadi bagian dari solusi bagi negeri," jelas Adji Permana. (*)
Pengurus Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia Wilayah 1 Aceh - Sumut periode 2025 - 2027 Resmi di Lantik, Kamis (9/4/2026).
Prosesi kegiatan di mulai dari opening, sambutan dari forkopimda kota Pematangsianta S,serta civitas Akademika Universitas Simalungun, Tampilan dokumenter pasca Bencana Aceh - Sumatera Utara, dan sambutan oleh Bapak Ketua DPRD Kota Pematangsiantar, Bapak Timbul Lingga serta membuka kegiatan.
Dalam sambutannya Timbul Lingga, menyampaikan apresiasi serta dukungan kepada pengurus Ismei wilayah 1 yang d lantik.
"emoga pengurus yang baru saja dilantik dapat memberikan kontribusi nyata di masyarakat dan tetap menjadi mitra kritis kepada pemerintah serta control sosial," kata Timbul Lingga.
Sementara, Randa Wijaya sebagai kordinator ISMEI wilayah 1 menyampaikan bahwa dalam momentum pelantikan dan Rapat kerja wilayah 1 Ismei mengusung tema; Revitalisasi ekonomi pasca bencana di Sumatera Utara dan Aceh, kegiatan ini bukan hanya sebagai formalitas saja, melainkan tanggung jawab moralis, integritas dan keberadaan ISMEI di wilayah 1.
"kita juga akan merumuskan langkah" konkrit nantinya dala forum internal bagaimana ismei berperan dalam pemulihan ekonomi lokal di wilayah terdampak. momentum ini juga menjadi ajang silahturahmi lintas mahasiswa ekonomi Se Sumut - Aceh untuk terus memberikan pandangan pandangan yang kemudian bermanfaat di masyarakat," Kata Randa Wijaya.
Lebih lanjut, Randa Wijaya menyampaikan, Dengan hormat kami sampaikan kepada pemerintah kota Pematangsiantar yang memberikan atensi pada kegiatan ini sehingga kami dar pengurus dan panitia berkomitmen untuk menjalankan kegiatan ini di kota Pematangsiantar.
Kemudian, Ia menyebutkan, Terimakasih juga kepada pemerintah provinsi Sumatera Utara yang juga telah memberikan masukan masukan konkrit untuk pengurus Ismei di wilayah 1 Sumut - Aceh dan Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Bapak Timbul Lingga yang memberikan Atensi pada kegiatan ini.
"Dengan semangat dan kolaborasi ini, mari kita sama sama bergotong royong untuk membangun ekonomi yang lebih baik, adil, dan berkelanjutan di Sumatera Utara dan Aceh," Ucap Randa Wijaya.
Pelantikan ini, menurut Randa Wijaya bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting dalam melanjutkan estafet kepemimpinan ISMEI di tingkat wilayah. Kepemimpinan adalah amanah yang menuntut tanggung jawab, integritas, dan komitmen tinggi untuk membawa organisasi ke arah yang lebih baik. Pengurus wilayah juga memiliki peran strategis dalam menentukan arah gerak ISMEI, memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan peran mahasiswa ekonomi, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah dan nasional. ISMEI tidak hanya menjadi wadah akademik, tetapi juga ruang bagi mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menjawab berbagai persoalan ekonomi bangsa.
"Dengan semangat kolaborasi, dedikasi, dan integritas, pengurus wilayah 1 yang baru dilantik harus mampu menjalankan amanah dan membawa organisasi menjadi lebih maju serta menjadi bagian dari solusi bagi negeri," jelas Adji Permana. (*)