Prabowo Ungkap Modus Kartel Selundupkan Narkoba Pakai Kapal Selam

Teks Foto: Presiden Prabowo Subianto dalam acara pemusnahan narkoba di Mabes Polri.

Indotodaynews.id - Jakarta

Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap fakta mengejutkan soal modus baru yang digunakan jaringan kartel narkoba internasional. Dalam pidatonya saat menghadiri pemusnahan 214,48 ton narkoba di Mabes Polri, Prabowo menyebut para bandar kini semakin canggih hingga memiliki kapal selam sendiri untuk menyelundupkan barang haram.

“Bahkan sekarang ada modus, kartel-kartel narkoba punya kapal selam. Dia punya kapal selam,” kata Prabowo di hadapan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran kepolisian.

Prabowo menilai, perkembangan teknologi yang dimanfaatkan jaringan narkoba internasional menjadi ancaman serius bagi Indonesia. Karena itu, ia meminta agar Polri meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat koordinasi lintas instansi untuk menumpas peredaran narkoba di tanah air.

“Polisi harus lebih sigap, kompak, kerja sama dengan TNI, Bea Cukai, Kejaksaan, semua lembaga kita harus jadi satu tim. Jangan ego sektoral, kita satu korps, korps merah putih, korps NKRI,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, Prabowo juga mengapresiasi keberhasilan Polri menggagalkan peredaran narkoba dengan total barang bukti mencapai 214,84 ton. Ia menyebut, jika barang itu tidak berhasil disita, bisa merusak ratusan juta manusia.

“Nilainya Rp29,37 triliun, dan bila tidak dicegah, bisa digunakan oleh 629 juta manusia. Artinya, hampir dua kali jumlah penduduk Indonesia,” ujar Prabowo.

Presiden menegaskan, pemberantasan narkoba akan menjadi salah satu fokus utama pemerintahannya. Ia pun menaruh harapan besar kepada Polri untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjaga masa depan generasi muda Indonesia dari ancaman narkotika. (*)