Teks Foto: KaRutan Fransisco Pandia, beserta jajaran membagikan bandrek hangat kepada WBP Rutan Kelas IIB Tanjung Pura.
Indotodaynews.com - TanjungPura
Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir turut memberikan dampak terhadap kondisi kesehatan warga binaan pemasyarakatan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung Pura. Cuaca yang cenderung dingin dan lembap tersebut menyebabkan sejumlah warga binaan mengalami keluhan kesehatan ringan, seperti batuk, flu, dan demam. Menyikapi kondisi tersebut, jajaran Rutan Tanjung Pura mengambil langkah cepat dan tanggap dengan memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga binaan di lingkungan hunian.Jumat (11/09/2026)
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Kepala Rutan Tanjung Pura, Bapak Fransisco Pandia, beserta jajaran turut serta secara langsung membagikan minuman bandrek hangat kepada warga binaan di blok hunian. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mendatangi blok-blok hunian satu per satu guna memastikan seluruh warga binaan mendapatkan asupan minuman penghangat tubuh secara merata dan tepat sasaran.
Bandrek dipilih sebagai minuman yang dibagikan karena dikenal luas sebagai minuman tradisional khas Nusantara yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti jahe, gula aren, dan rempah-rempah pilihan. Kandungan jahe di dalamnya dipercaya mampu menghangatkan tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, serta membantu meredakan gejala batuk, flu, dan demam yang tengah dialami sebagian warga binaan akibat perubahan cuaca. Melalui pemberian minuman ini, diharapkan kondisi kesehatan warga binaan dapat segera membaik dan pulih secara optimal.
Kegiatan pembagian bandrek ini dilandasi oleh semangat dan nilai kemanusiaan yang mendalam dari Karutan beserta jajaran terhadap kondisi yang dialami warga binaan. Melalui aksi ini ,Rutan Tanjung Pura berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada kesejahteraan warga binaan. Karutan Bapak Fransisco Pandia berharap agar kepedulian yang ditunjukkan dapat memberikan dampak positif, baik secara fisik maupun psikologis, bagi warga binaan, sekaligus mempererat hubungan yang harmonis antara petugas dan warga binaan dalam suasana yang penuh kekeluargaan. (*)