Teks Foto: Pemadam kebakaran Kabupaten Badung saat memadamkan api yang melalap 10 unit Villa Desa Harmonis di Pecatu, Kuta Selatan.
Indotodaynews.id - Bali
Suasana pesta pergantian tahun di kawasan wisata Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, mendadak berubah mencekam. Tepat Kamis (1/1/2026) dini hari, sepuluh unit villa mewah di kawasan Villa Desa Harmonis, Jalan Labuan Sait, dilalap api setelah percikan kembang api memicu kebakaran besar.
Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung pada pukul 00.47 Wita dari seorang warga. Petugas langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi sekitar tujuh menit kemudian. Namun, api sudah terlanjur membesar dan menjalar cepat ke bangunan lain.
Proses pemadaman berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama. Petugas berjibaku selama kurang lebih 3 jam 30 menit hingga kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.
Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 10 unit villa beserta area lobi hangus terbakar. Luas area terdampak diperkirakan mencapai sekitar ±10 are. Untuk memadamkan api, tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari sejumlah pos dikerahkan, di bawah pimpinan Sekretaris Dinas Damkar dan Wadanton.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp3 miliar. Sementara itu, satu bangunan di sekitar lokasi, yakni Villa Bilabong, berhasil diselamatkan dari amukan api.
Peristiwa kebakaran ini menjadi peringatan serius akan bahaya penggunaan kembang api, terutama di kawasan padat bangunan dan destinasi wisata, terlebih pada momen perayaan besar seperti malam pergantian tahun. (*)
Suasana pesta pergantian tahun di kawasan wisata Pecatu, Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, mendadak berubah mencekam. Tepat Kamis (1/1/2026) dini hari, sepuluh unit villa mewah di kawasan Villa Desa Harmonis, Jalan Labuan Sait, dilalap api setelah percikan kembang api memicu kebakaran besar.
Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Badung pada pukul 00.47 Wita dari seorang warga. Petugas langsung bergerak cepat dan tiba di lokasi sekitar tujuh menit kemudian. Namun, api sudah terlanjur membesar dan menjalar cepat ke bangunan lain.
Proses pemadaman berlangsung dramatis dan memakan waktu cukup lama. Petugas berjibaku selama kurang lebih 3 jam 30 menit hingga kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan.
Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 10 unit villa beserta area lobi hangus terbakar. Luas area terdampak diperkirakan mencapai sekitar ±10 are. Untuk memadamkan api, tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari sejumlah pos dikerahkan, di bawah pimpinan Sekretaris Dinas Damkar dan Wadanton.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp3 miliar. Sementara itu, satu bangunan di sekitar lokasi, yakni Villa Bilabong, berhasil diselamatkan dari amukan api.
Peristiwa kebakaran ini menjadi peringatan serius akan bahaya penggunaan kembang api, terutama di kawasan padat bangunan dan destinasi wisata, terlebih pada momen perayaan besar seperti malam pergantian tahun. (*)