Teks Foto: Tim voli putri U-18 Indonesia.
Indotodaynews.com - Jakarta
Timnas bola basket putri U18 Indonesia gagal melaju ke final FIBA U18 Women's Asia Cup Division B 2026 setelah takluk 54-76 melawan Lebanon dalam pertandingan semifinal di Stadion Nimibutr, Bangkok, Thailand, Sabtu (18/7/2026).
Berdasarkan statistik FIBA, Indonesia harus mengubur harapan tampil ke final karena Lebanon tampil lebih efektif sejak awal pertandingan dan mampu menjaga keunggulan hingga laga berakhir.
Tim asuhan Paul Coughter langsung menekan sejak kuarter pertama. Lebanon memanfaatkan transisi cepat dan penyelesaian akhir yang efisien, sehingga menutup kuarter pembuka dengan keunggulan 25-17 kontra Indonesia yang dilatih Fredy. Memasuki kuarter kedua, srikandi-srikandi Indonesia berupaya mengejar ketertinggalan melalui permainan lebih disiplin di kedua sisi lapangan. Upaya tersebut membuat kedua tim sama-sama mencetak 13 poin pada kuarter itu, namun Lebanon tetap mempertahankan keunggulan dengan skor 38-30 saat turun minum. Usia halftime, Lebanon kembali meningkatkan intensitas permainan. Serangan yang dipimpin Gloria Kamar beberapa kali mampu menembus pertahanan Indonesia.
Lebanon pun memenangi kuarter ketiga dengan skor 26-17 sehingga memperlebar jarak menjadi 64-47 menjelang kuarter penentuan.
Pada kuarter terakhir atau keempat, Lebanon tetap mengendalikan tempo permainan dan tidak memberi kesempatan Indonesia memangkas selisih angka. Perpaduan Angelina Andrea dan Chloe Abou Mrad, semakin menambah keunggulan lewat jumpshot dan lemparan bebas (free throw). Tim asal Timur Tengah itu akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 76-54 sekaligus mengamankan tiket ke final.
Power forward Indonesia I Gusti Ayu Krisabella menjadi pencetak angka terbanyak bagi timnya dengan membukukan 15 poin, empat rebound, satu assist, dan tiga steal. Sedangkan, guard Lebanon Gloria Kamar tampil sebagai penyumbang angka terbanyak pertandingan setelah mencetak 18 poin, empat rebound, satu assist, dan satu steal.
Kekalahan tersebut berdampak pada Indonesia gagal melaju ke final, sedangkan Lebanon berhak melanjutkan perjuangan memperebutkan gelar juara FIBA U18 Women's Asia Cup Division B 2026. Lebanon akan melawan pemenang antara Kazakhstan dan India yang bertanding pada Sabtu malam, sedangkan Indonesia akan melawan tim yang kalah guna perebutan peringkat ketiga. Perebutan peringkat ketiga dan babak final dilaksanakan di tempat yang sama, pada Minggu (19/7/2026). (*)
Timnas bola basket putri U18 Indonesia gagal melaju ke final FIBA U18 Women's Asia Cup Division B 2026 setelah takluk 54-76 melawan Lebanon dalam pertandingan semifinal di Stadion Nimibutr, Bangkok, Thailand, Sabtu (18/7/2026).
Berdasarkan statistik FIBA, Indonesia harus mengubur harapan tampil ke final karena Lebanon tampil lebih efektif sejak awal pertandingan dan mampu menjaga keunggulan hingga laga berakhir.
Tim asuhan Paul Coughter langsung menekan sejak kuarter pertama. Lebanon memanfaatkan transisi cepat dan penyelesaian akhir yang efisien, sehingga menutup kuarter pembuka dengan keunggulan 25-17 kontra Indonesia yang dilatih Fredy. Memasuki kuarter kedua, srikandi-srikandi Indonesia berupaya mengejar ketertinggalan melalui permainan lebih disiplin di kedua sisi lapangan. Upaya tersebut membuat kedua tim sama-sama mencetak 13 poin pada kuarter itu, namun Lebanon tetap mempertahankan keunggulan dengan skor 38-30 saat turun minum. Usia halftime, Lebanon kembali meningkatkan intensitas permainan. Serangan yang dipimpin Gloria Kamar beberapa kali mampu menembus pertahanan Indonesia.
Lebanon pun memenangi kuarter ketiga dengan skor 26-17 sehingga memperlebar jarak menjadi 64-47 menjelang kuarter penentuan.
Pada kuarter terakhir atau keempat, Lebanon tetap mengendalikan tempo permainan dan tidak memberi kesempatan Indonesia memangkas selisih angka. Perpaduan Angelina Andrea dan Chloe Abou Mrad, semakin menambah keunggulan lewat jumpshot dan lemparan bebas (free throw). Tim asal Timur Tengah itu akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 76-54 sekaligus mengamankan tiket ke final.
Power forward Indonesia I Gusti Ayu Krisabella menjadi pencetak angka terbanyak bagi timnya dengan membukukan 15 poin, empat rebound, satu assist, dan tiga steal. Sedangkan, guard Lebanon Gloria Kamar tampil sebagai penyumbang angka terbanyak pertandingan setelah mencetak 18 poin, empat rebound, satu assist, dan satu steal.
Kekalahan tersebut berdampak pada Indonesia gagal melaju ke final, sedangkan Lebanon berhak melanjutkan perjuangan memperebutkan gelar juara FIBA U18 Women's Asia Cup Division B 2026. Lebanon akan melawan pemenang antara Kazakhstan dan India yang bertanding pada Sabtu malam, sedangkan Indonesia akan melawan tim yang kalah guna perebutan peringkat ketiga. Perebutan peringkat ketiga dan babak final dilaksanakan di tempat yang sama, pada Minggu (19/7/2026). (*)