Seorang Supir keluhkan Dugaan Pungli Perpanjangan SIM Dikantor Satlantas Simalungun, Gideon surbakti Minta Kapolres Simalungun Agar Usut tuntas!

Teks Foto: Gideon Surbakti mendesak AKBP Marganda Aritonang menindak tegas sat lantas Polres Simalungun.

Indotodaynews.id - Simalungun

Gideon Surbakti Selaku Ketua Gerakan Mahasiswa Merdeka untuk Rakyat (GMM- UR) mengungkapkan keluhan seorang sopir yang sedang memperpanjang SIM B Umum di Polres Simalungun.

Ia mengatakan hal tersebut bermula ketika Gideon Surbakti mendatangi Kantor Lantas Simalungun di Jalan Asahan.

"Sebenarnya karna sempat juga banyak laporan ke saya dari beberapa masyarakat simalungun terlebih yang dari Raya, karna jauh jauh mau ngurus SIM malah gak jadi karna besarnya Biaya katanya," Kata Gideon Surbakti, Senin (22/12/2025).

Dikantor Sat Lantas, Gideon mendengar langsung keluhan keluhan warga.

"Saat di lokasi, saya sempat mendengar keluhan biaya dari 2 pria yaitu bapak H.Sihombing yang ternyata beliau Seorang supir truk lalu mengeluh soal biaya perpanjangan SIM B-Umun hingga 800 ribu rupiah yang tak dapat disanggupinya," Sebut Gideon.

"Saya gak tau mau pungli atau gimana, yang saya tau hanya mau perpanjangan SIM-B umum, biar saya bisa kerja, sudah setahun saya tidak kerja karena sim saya mati dan ngurusnyapun biayanya besar kali, padahal sebelumnya memperpanjang saya diminta 400 ribu" kata Gideon menirukan perkataan H.Sihombing.

Gideon menilai Perlakuan mempersulit masyarakat menengah kebawah untuk keperluan pekerjaan mereka itu adalah perlakuan yang sangat Buruk.

 "Ini harus menjadi bahan perhatian bagi Kapolres Simalungun dan harus segera tuntaskan hal ini karena sudah menyangkut cari Makan Masyarakat!," Pungkas Gideon. (*)