Teks Foto: Prarekonstruksi.
Indotodaynews.id - Medan
Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan menggelar pra rekonstruksi kasus pembunuhan seorang perempuan yang jasadnya ditemukan terbungkus karung di dalam boks putih. Proses pra rekonstruksi berlangsung di sejumlah lokasi di kawasan Jalan Panglima Denai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Jumat (13/3/2026). Pantauan di lapangan, proses pra rekonstruksi yang dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Calvijn Simanjuntak, menarik perhatian warga sekitar. Warga sempat menyoraki tersangka berinisial SA (19) yang dihadirkan petugas saat memeragakan adegan pembunuhan.
“Pra rekonstruksi dilakukan untuk mencocokkan hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan fakta di lapangan,” kata Calvijn di sela kegiatan.
Calvijn menjelaskan, pra rekonstruksi dilakukan di tiga lokasi berbeda yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP). Lokasi tersebut meliputi penginapan tempat eksekusi korban, area gerbang penginapan tempat pelaku memindahkan boks, serta bantaran sungai lokasi boks tersebut dibuang.
"Sementara ini sudah ada 40 adegan dan kemungkinan masih akan bertambah. Pelaku ada dua orang, salah satunya berperan membantu aksi tersebut," ucap Calvijn.
Sebelumnya, warga Gang Seroja, Jalan Panglima Denai, digegerkan oleh penemuan mayat dalam karung yang diletakkan di dalam boks putih pada Selasa (10/3/2026). (*)
Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan menggelar pra rekonstruksi kasus pembunuhan seorang perempuan yang jasadnya ditemukan terbungkus karung di dalam boks putih. Proses pra rekonstruksi berlangsung di sejumlah lokasi di kawasan Jalan Panglima Denai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Jumat (13/3/2026). Pantauan di lapangan, proses pra rekonstruksi yang dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Medan, Kombes Calvijn Simanjuntak, menarik perhatian warga sekitar. Warga sempat menyoraki tersangka berinisial SA (19) yang dihadirkan petugas saat memeragakan adegan pembunuhan.
“Pra rekonstruksi dilakukan untuk mencocokkan hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan fakta di lapangan,” kata Calvijn di sela kegiatan.
Calvijn menjelaskan, pra rekonstruksi dilakukan di tiga lokasi berbeda yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP). Lokasi tersebut meliputi penginapan tempat eksekusi korban, area gerbang penginapan tempat pelaku memindahkan boks, serta bantaran sungai lokasi boks tersebut dibuang.
"Sementara ini sudah ada 40 adegan dan kemungkinan masih akan bertambah. Pelaku ada dua orang, salah satunya berperan membantu aksi tersebut," ucap Calvijn.
Sebelumnya, warga Gang Seroja, Jalan Panglima Denai, digegerkan oleh penemuan mayat dalam karung yang diletakkan di dalam boks putih pada Selasa (10/3/2026). (*)