Kordinator ISMEI Wilayah 1 Sumut-Aceh: Pemko Siantar Jilat Ludah Sendiri

Teks Foto: lokasi perayaan puncak HUT pematangsiantar dan Randa Wijaya (Kanan).

Indotodaynews.id - Pematangsiantar

Perayaan HUT Kota Pematangsiantar yang ke 155 tahun di lap H Adam Malik di nilai tak konsisten dengan melibatkan PT. STTC di dalamnya. maraknya atribut iklan rokok produk STTC memicu kontroversi mengingat kawasan tersebut di kenal sebagai area yang steril/ kawasan tanpa rokok.

Karena Menurut pemerintah kota : legalitas pemasangan iklan tersebut sudah sah seiring regulasi terbaru yang di keluarkan oleh Wesly Silalahi.


Randa Wijaya selaku Kordinator ISMEI Wilayah 1 Sumut-Aceh, menyebutkan, Kami menilai, pemerintah kota tunduk terhadap industri tersebut, dan tidak konsisten dalam menegakan aturan harusnya semua jenis perusahaan yang tunduk terhadap pemerintah, jangan jadi sebaliknya.

"Ayo kembalikan lagi Marwah kota Pematangsiantar dari jajahan kapitalis yang sudah merusak citra kota Pematangsiantar," kata Randa Wijaya, Jum'at (24/4/2026).

Selanjutnya, Randa Wijaya mengatakan jangan karena sttc menjadi sponsor terbesar di acara HUT pemko, semua situasi dan kondisi dilegalkan yang membuat Siantar kehilangan harga diri.

"kami mengutuk keras lacuran legal yang dilakukan pemko Siantar terhadap masyarakat Siantar," Tegas Randa.

Tak hanya itu, ISMEI Wilayah 1 Sumut-Aceh juga menuntut agar pemerintah kota untuk transparansi dalam penggunaan anggaran daerah yang di gunakan dalam perayaan tersebut mengingat efesiensi anggaran dan pengoptimalan dalam penggunaan anggaran. (*)