Teks Foto: Heri Faysal Hasibuan.
Indotodaynews.com - Labuhanbatu
Desakan agar Bupati Labuhanbatu segera mengambil langkah tegas terhadap polemik pelayanan di RSUD Rantauprapat terus menguat. Aktivis muda Labuhanbatu meminta orang nomor satu di Kabupaten Labuhanbatu itu segera melakukan evaluasi terhadap Direktur Utama RSUD Rantauprapat terkait sorotan publik atas dugaan penanganan pasien yang dinilai tidak maksimal.
Sorotan tersebut mencuat setelah video keluarga almarhum Sigit Udayana yang mengamuk di Ruang Melati RSUD Rantauprapat pada Sabtu (11/07) viral di media sosial. Peristiwa tersebut memicu keresahan masyarakat dan menimbulkan pertanyaan serius terkait kualitas pelayanan serta sistem pengawasan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Aktivis sekaligus putra daerah Labuhanbatu, Heri Faysal Hasibuan, menegaskan Bupati Labuhanbatu tidak boleh bersikap pasif terhadap persoalan yang telah menjadi perhatian luas masyarakat. Menurutnya, evaluasi terhadap jajaran manajemen RSUD Rantauprapat merupakan langkah penting untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar, profesional, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
"Jika benar terdapat dugaan kelalaian atau pelanggaran dalam penanganan pasien, maka harus ada tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku. Namun jika hasil pemeriksaan menyatakan tidak terdapat pelanggaran, pemerintah juga wajib membuka hasilnya kepada publik secara transparan agar tidak muncul berbagai spekulasi," tegas Heri, Senin (13/7/2026).
Heri menilai kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan pemerintah daerah harus menjadi perhatian utama. Menurutnya, rumah sakit daerah merupakan fasilitas publik yang memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu segera membentuk langkah pemeriksaan yang objektif, independen, dan berbasis fakta. Setiap laporan maupun aspirasi masyarakat, termasuk yang berkembang melalui media sosial, harus menjadi bahan evaluasi serius, bukan diabaikan.
"Kami tidak ingin ada pihak yang langsung disalahkan tanpa proses pemeriksaan. Tetapi pemerintah juga tidak boleh membiarkan keresahan masyarakat berlarut-larut. Kepastian harus diberikan, dan transparansi menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan publik," ujarnya.
Masyarakat kini menunggu sikap nyata dari Bupati Labuhanbatu untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen RSUD Rantauprapat. Langkah tersebut dinilai penting agar kualitas pelayanan kesehatan tetap terjaga dan hak masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak benar-benar terpenuhi. (*)
Desakan agar Bupati Labuhanbatu segera mengambil langkah tegas terhadap polemik pelayanan di RSUD Rantauprapat terus menguat. Aktivis muda Labuhanbatu meminta orang nomor satu di Kabupaten Labuhanbatu itu segera melakukan evaluasi terhadap Direktur Utama RSUD Rantauprapat terkait sorotan publik atas dugaan penanganan pasien yang dinilai tidak maksimal.
Sorotan tersebut mencuat setelah video keluarga almarhum Sigit Udayana yang mengamuk di Ruang Melati RSUD Rantauprapat pada Sabtu (11/07) viral di media sosial. Peristiwa tersebut memicu keresahan masyarakat dan menimbulkan pertanyaan serius terkait kualitas pelayanan serta sistem pengawasan di rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Aktivis sekaligus putra daerah Labuhanbatu, Heri Faysal Hasibuan, menegaskan Bupati Labuhanbatu tidak boleh bersikap pasif terhadap persoalan yang telah menjadi perhatian luas masyarakat. Menurutnya, evaluasi terhadap jajaran manajemen RSUD Rantauprapat merupakan langkah penting untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar, profesional, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
"Jika benar terdapat dugaan kelalaian atau pelanggaran dalam penanganan pasien, maka harus ada tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku. Namun jika hasil pemeriksaan menyatakan tidak terdapat pelanggaran, pemerintah juga wajib membuka hasilnya kepada publik secara transparan agar tidak muncul berbagai spekulasi," tegas Heri, Senin (13/7/2026).
Heri menilai kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan pemerintah daerah harus menjadi perhatian utama. Menurutnya, rumah sakit daerah merupakan fasilitas publik yang memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu segera membentuk langkah pemeriksaan yang objektif, independen, dan berbasis fakta. Setiap laporan maupun aspirasi masyarakat, termasuk yang berkembang melalui media sosial, harus menjadi bahan evaluasi serius, bukan diabaikan.
"Kami tidak ingin ada pihak yang langsung disalahkan tanpa proses pemeriksaan. Tetapi pemerintah juga tidak boleh membiarkan keresahan masyarakat berlarut-larut. Kepastian harus diberikan, dan transparansi menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan publik," ujarnya.
Masyarakat kini menunggu sikap nyata dari Bupati Labuhanbatu untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen RSUD Rantauprapat. Langkah tersebut dinilai penting agar kualitas pelayanan kesehatan tetap terjaga dan hak masyarakat mendapatkan pelayanan yang layak benar-benar terpenuhi. (*)