5 kabupaten kota Terdampak Banjir & Longsor di Sumut

Teks Foto: Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Indotodaynews.id - Jakarta

Kepala Pusat Data Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menjelaskan titik-titik banjir dan longsor di Sumatra Utara (Sumut). 

Menurutnya, dalam 2 hari yang lalu, pada fase-fase awal dampak adanya siklon tropis di utara Sumatra ada lima kabupaten/kota yang terdampak di Sumatra Utara. 

"Khususnya bagian kabupaten yang di kawasan Bukit Barisan, ada Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Sibolga," katanya, Kamis (27/11/2025). 

"Dengan masih terjadinya siklon tropis dan peningkatan intensitas hujan, ini terjadi eskalasi dampak di Deli Serdang, kemudian juga di Pakpak Bharat, serta Mandailing Natal," ujarnya. 

Abdul menyebut, hampir semua kabupaten/kota yang berada di pesisir barat Sumut terdampak. 

Abdul juga membeberkan lima langkah utama yang akan dilakukan pihaknya terhadap kejadian banjir-longsor di Sumut. "Pertama tentu saja untuk mematangkan koordinasi tanggap darurat," sebutnya. 

Abdul mengatakan akan ada satu posko utama di Tarutung, Tapanuli Utara, yang akan memungkinkan semua pergerakan distribusi sumber daya, alat berat, alat perangkat, permakanan, logistik, dan sebagainya dikendalikan dalam satu tempat. 

"Dan ada PIC-PIC (Person In Charge) di tiap kabupaten," ucapnya. 

Selain itu, Abdul menyatakan pihaknya juga akan memberangkatkan serta menugaskan dua pesawat modifikasi cuaca. 

"Selain dua pesawat modifikasi cuaca, juga bersama Kepala BNPB satu heli dan satu pesawat fixed wing untuk distribusi logistik," ucap dia. 

Abdul menjelaskan, ada beberapa titik jalan yang putus, sementara pihaknya tidak bisa menunggu perbaikan darurat dilakukan.

"Karena masyarakat tentu saja sangat membutuhkan logistik dasar pemakanan ini akan didistribusikan lewat udara," ujarnya. 

Selain itu, kata Abdul, pihaknya bersama pemerintah daerah sudah membuka beberapa titik pengungsian terpusat. "Dan dapur umum mulai akan diaktifkan pagi ini," ungkapnya.  (*)