Gol Ole Romeny Pastikan Timnas Indonesia lolos putaran ke 4 Kualifikasi piala dunia zona Asia
Indotodaynews.id - Jakarta
Striker Timnas Indonesia Ole Romeny mengaku teringat ibunya saat akan mengambil tendangan penalti dalam laga lanjutan putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China, Kamis (05/6/2025).
Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, skuad Garuda terlibat persaingan sengit dengan Tiongkok sejak awal laga. Namun, situasi berubah ketika tim racikan Patrick Kluivert dihampiri kesempatan emas jelang akhir babak pertama.
Wasit melakukan pengecekan VAR lantaran ada indikasi penalti setelah Ricky Kambuaya dijatuhkan di kotak terlarang. Hasilnya, Indonesia diberi hadiah tendangan 12 pas.
Ole Romeny ditunjuk sebagai algojo dan berhasil melepaskan eksekusi dingin untuk mengoyak jaring Tiongkok. Aksi itu mengubah kedudukan 1-0, yang pada akhirnya bertahan sampai bubaran.
Bicara soal momen penaltinya melawan China, Ole Romeny mengungkap dia teringat sang ibu sesaat sebelum mengambil eksekusi. Pemain Oxford United itu berpikir ibunya sudah pasti gugup kala menyaksikan momen krusial tersebut tribun stadion.
"Ketika saya melihat wasit bergerak ke layar VAR, saya tahu kebanyakan itu berbuah akan penalti. Rasanya lucu karena saya melihat ibu saya. Saya tahu ibu saya akan sangat panik," ujar Ole dalam konferensi pers selepas laga di SUGBK, Kamis (05/6/2025) malam WIB.
"Jadi, saya memikirkan ibu saya yang mana dia ada di tribun sejak awal laga. Saya berpikir bahwa dia pasti tidak bisa bernapas normal (saking gugupnya)," tambah pemain berusia 24 tahun tersebut.
Namun demikian, Ole Romeny justru mengaku dirinya tidak tertekan sebelum melakukan penalti, terlepas dari bayangannya soal perasaan sang ibu.
Pesepak bola berusia 24 tahun itu malahan merasa percaya diri sebab itu menjadi salah satu momen besar dalam karier sepak bolanya.
"Saya percaya dengan diri saya. Saya tidak merasakan tekanan karena itu adalah momen besar dan (bahkan mungkin) terbesar dalam karier saya," ujar Ole lagi.
"Ayah saya selalu bilang, bahwa saya hanya perlu menikmati ketika ada di sana. Jika tidak menikmatinya, saya bisa gagal. Jadi, saya cuma melakukan (saran) itu," tandas dia.
Dengan keberhasilan mengeksekusi penalti di laga melawan China, Ole Romeny kini telah menjaringkan 3 gol berturut-turut dalam 3 penampilan pertamanya untuk Timnas Indonesia.
Hasil tersebut sekaligus membuat pemain berusia 24 tahun itu menyamai rekor legenda Brasil Pele yang juga mampu merobek gawang lawan secara beruntun dalam tiga pertandingan awal di level internasional.
Menghadapi Jepang, Ole pun mengaku bersemangat. Dia juga berkomitmen membantu Timnas Indonesia meraih kemenangan.
"Saya senang mencetak gol dan membantu tim, itu adalah hal terpenting. Target selanjutnya adalah Jepang," kata Ole kepada awak media.
"Kita ingin memenangi semua laga, terutama di laga selanjutnya. Jadi, saya sangat tidak sabar untuk bermain di laga selanjutnya," tandasnya dalam konferensi pers pasca pertandingan, Kamis (05/6/2025) malam WIB. (*)
Striker Timnas Indonesia Ole Romeny mengaku teringat ibunya saat akan mengambil tendangan penalti dalam laga lanjutan putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan China, Kamis (05/6/2025).
Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, skuad Garuda terlibat persaingan sengit dengan Tiongkok sejak awal laga. Namun, situasi berubah ketika tim racikan Patrick Kluivert dihampiri kesempatan emas jelang akhir babak pertama.
Wasit melakukan pengecekan VAR lantaran ada indikasi penalti setelah Ricky Kambuaya dijatuhkan di kotak terlarang. Hasilnya, Indonesia diberi hadiah tendangan 12 pas.
Ole Romeny ditunjuk sebagai algojo dan berhasil melepaskan eksekusi dingin untuk mengoyak jaring Tiongkok. Aksi itu mengubah kedudukan 1-0, yang pada akhirnya bertahan sampai bubaran.
Bicara soal momen penaltinya melawan China, Ole Romeny mengungkap dia teringat sang ibu sesaat sebelum mengambil eksekusi. Pemain Oxford United itu berpikir ibunya sudah pasti gugup kala menyaksikan momen krusial tersebut tribun stadion.
"Ketika saya melihat wasit bergerak ke layar VAR, saya tahu kebanyakan itu berbuah akan penalti. Rasanya lucu karena saya melihat ibu saya. Saya tahu ibu saya akan sangat panik," ujar Ole dalam konferensi pers selepas laga di SUGBK, Kamis (05/6/2025) malam WIB.
"Jadi, saya memikirkan ibu saya yang mana dia ada di tribun sejak awal laga. Saya berpikir bahwa dia pasti tidak bisa bernapas normal (saking gugupnya)," tambah pemain berusia 24 tahun tersebut.
Namun demikian, Ole Romeny justru mengaku dirinya tidak tertekan sebelum melakukan penalti, terlepas dari bayangannya soal perasaan sang ibu.
Pesepak bola berusia 24 tahun itu malahan merasa percaya diri sebab itu menjadi salah satu momen besar dalam karier sepak bolanya.
"Saya percaya dengan diri saya. Saya tidak merasakan tekanan karena itu adalah momen besar dan (bahkan mungkin) terbesar dalam karier saya," ujar Ole lagi.
"Ayah saya selalu bilang, bahwa saya hanya perlu menikmati ketika ada di sana. Jika tidak menikmatinya, saya bisa gagal. Jadi, saya cuma melakukan (saran) itu," tandas dia.
Dengan keberhasilan mengeksekusi penalti di laga melawan China, Ole Romeny kini telah menjaringkan 3 gol berturut-turut dalam 3 penampilan pertamanya untuk Timnas Indonesia.
Hasil tersebut sekaligus membuat pemain berusia 24 tahun itu menyamai rekor legenda Brasil Pele yang juga mampu merobek gawang lawan secara beruntun dalam tiga pertandingan awal di level internasional.
Menghadapi Jepang, Ole pun mengaku bersemangat. Dia juga berkomitmen membantu Timnas Indonesia meraih kemenangan.
"Saya senang mencetak gol dan membantu tim, itu adalah hal terpenting. Target selanjutnya adalah Jepang," kata Ole kepada awak media.
"Kita ingin memenangi semua laga, terutama di laga selanjutnya. Jadi, saya sangat tidak sabar untuk bermain di laga selanjutnya," tandasnya dalam konferensi pers pasca pertandingan, Kamis (05/6/2025) malam WIB. (*)