Teks Foto: Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Indotodaynews.id - Jakarta
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeklaim tingkat kepercayaan publik terhadap Polri menunjukkan tren positif sepanjang 2025.
Berdasarkan hasil survei lembaga riset nasional dan internasional, kata dia, 84,1 persen responden menilai Polri mampu melindungi masyarakat di wilayahnya.
Meski demikian, Kapolri menegaskan angka tersebut tidak boleh membuat institusi kepolisian merasa puas diri.
“Dalam survei 84,1 persen menyatakan Polri mampu melindungi masyarakat di wilayahnya. Tentunya kehadiran personel Polri di tengah masyarakat dirasakan membawa dampak positif,” kata Listyo Sigit pada acara Rilis Akhir Tahun Polri 2025 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12/2025).
Kapolri menjelaskan hasil survei juga menunjukkan kehadiran aparat kepolisian tidak lagi dipersepsikan sebagai ancaman oleh masyarakat. Sebaliknya, kata dia, mayoritas warga merasa terlindungi.
"Mayoritas masyarakat juga tidak merasa takut terhadap kehadiran aparat kepolisian, melainkan merasa lebih terlindungi," katanya.
Menurut Kapolri, catatan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus memperkuat peran dalam menekan angka kriminalitas dan menjaga stabilitas sosial.
"Ini tentunya menjadi catatan bagi kita untuk terus meningkatkan, terutama dalam menekan kriminalitas, menciptakan rasa aman, serta menjaga ketertiban dan stabilitas sosial," ucapnya.
Meski hasil survei menunjukkan kepercayaan publik cukup tinggi, Listyo Sigit menegaskan, Polri tidak boleh berhenti berbenah. Evaluasi dan perbaikan berkelanjutan tetap menjadi kunci untuk menjaga legitimasi institusi di mata publik.
"Hasil penilaian dari lembaga survei riset internasional dan survei nasional tentunya membuat kita untuk terus melakukan perbaikan, berbenah, dan tidak berpuas diri," tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja di seluruh lini. Hal itu sejalan dengan arah transformasi Polri yang tengah dijalankan di berbagai sektor strategis.
"Saya menekankan kepada seluruh personel Polri untuk terus bekerja maksimal, bekerja dengan baik, bekerja secara profesional, meningkatkan kualitas kinerja di bidang tugas," ujar Kapolri.
Sejalan dengan arah transformasi Polri, baik pada bidang operasional, bidang SDM dan pendidikan latihan, pelayanan publik, penegakan hukum, maupun pengawasan. (*)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeklaim tingkat kepercayaan publik terhadap Polri menunjukkan tren positif sepanjang 2025.
Berdasarkan hasil survei lembaga riset nasional dan internasional, kata dia, 84,1 persen responden menilai Polri mampu melindungi masyarakat di wilayahnya.
Meski demikian, Kapolri menegaskan angka tersebut tidak boleh membuat institusi kepolisian merasa puas diri.
“Dalam survei 84,1 persen menyatakan Polri mampu melindungi masyarakat di wilayahnya. Tentunya kehadiran personel Polri di tengah masyarakat dirasakan membawa dampak positif,” kata Listyo Sigit pada acara Rilis Akhir Tahun Polri 2025 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12/2025).
Kapolri menjelaskan hasil survei juga menunjukkan kehadiran aparat kepolisian tidak lagi dipersepsikan sebagai ancaman oleh masyarakat. Sebaliknya, kata dia, mayoritas warga merasa terlindungi.
"Mayoritas masyarakat juga tidak merasa takut terhadap kehadiran aparat kepolisian, melainkan merasa lebih terlindungi," katanya.
Menurut Kapolri, catatan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus memperkuat peran dalam menekan angka kriminalitas dan menjaga stabilitas sosial.
"Ini tentunya menjadi catatan bagi kita untuk terus meningkatkan, terutama dalam menekan kriminalitas, menciptakan rasa aman, serta menjaga ketertiban dan stabilitas sosial," ucapnya.
Meski hasil survei menunjukkan kepercayaan publik cukup tinggi, Listyo Sigit menegaskan, Polri tidak boleh berhenti berbenah. Evaluasi dan perbaikan berkelanjutan tetap menjadi kunci untuk menjaga legitimasi institusi di mata publik.
"Hasil penilaian dari lembaga survei riset internasional dan survei nasional tentunya membuat kita untuk terus melakukan perbaikan, berbenah, dan tidak berpuas diri," tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja di seluruh lini. Hal itu sejalan dengan arah transformasi Polri yang tengah dijalankan di berbagai sektor strategis.
"Saya menekankan kepada seluruh personel Polri untuk terus bekerja maksimal, bekerja dengan baik, bekerja secara profesional, meningkatkan kualitas kinerja di bidang tugas," ujar Kapolri.
Sejalan dengan arah transformasi Polri, baik pada bidang operasional, bidang SDM dan pendidikan latihan, pelayanan publik, penegakan hukum, maupun pengawasan. (*)