Teks Foto: Mathrios Zulhidayat Hutasoit selaku Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan.
Indotodaynews.id - Padangsidimpuan
Ada apa dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan? Meski berulang kali di informasikan melalui berbagai pemberitaan terkait aktivitas ilegal penipuan Online atau Lodes.
Nama-nama WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) seperti Ubaidilah Pulungan dan Abdulrahman Sihombing belum tersentuh.
Sehingga menimbulkan tanda tanya besar kepada masyarakat maupun awak media.
Sangat memprihatinkan karena Hal tersebut tak menjadikan kalapas dan KPLP berbenah diri.
Berdasarkan informasi, Aksi kedua WBP tersebut sudah berlangsung sangat lama dan diduga kuat mendapat restu dari, Mathrios Zulhidayat Hutasoit selaku Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan.
Hal ini diungkapkan oleh Sumber yang tidak mau disebutkan namanya, Ia menyebutkan bahwa di sana terdapat sejumlah nama-nama beken Bos Lodes.
"Abdulrahman dan Ubaidah ga bakal dipindah karna ada Chemistry antara kalapas dan kedua WBP," ujar sumber yang minta namanya dirahasiakan, Selasa (09/9/2025).
Ia menambahkan, Kalapas Padangsidimpuan tidak akan memindahkan kedua WBP tersebut.
"kalau untuk dipindah dari sini ga akan terjadi itu bg," kata sumber.
Sumber mengatakan, bahwa kedua WBP itu dipertahankan karena telah menjadi sumber penghasilan ilegal pihak lapas.
"ya maklumlah abg mereka salah satu sumber penghasilan di dalam lapas ini, Ubaidilah Pulungan dan Abdulrahman Sihombing dalam melakukan aksi tipu-tipu nya sangat lihai dan dapat meraup keuntungan hingga ratusan juta per minggu makanya kedua WBP tersebut sangat nyaman berada didalam lapas ini bg," Sebut Sumber.
Ironisnya, saat ini Abdulrahman dan Ubaidah sedang melakukan Percakapan intensif dengan pejabat tinggi di Kelas IIB Padangsidimpuan agar kelompok lainnya disingkirkan.
"Selain mereka banyak juga yang buka kamar kerja lodes di sini cuma saat ini merekalah yang paling sukses bahkan info yang kami dengar Abdulrahman dan Ubaidah lagi melobi petinggi lapas agar bisa menjadi bendera tunggal didalam lapas ini," Kata Sumber.
Menanggapi isu tersebut awak media langsung melakukan konfirmasi kepada Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumut Yudi Suseno,Bc.IP.,S.Pd.,M.Si namun hingga berita ini diterbitkan, awak media belum menerima balasan begitu juga saat awak media melakukan konfirmasi kepada kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan Mathrios Zulhidayat Hutasoit terlihat centang dua tapi belum memberikan jawaban.
Dengan adanya pemberitaan ini diminta kepada Kalapas Mathrios Zulhidayat Hutasoit agar segera melakukan pembenahan dan Bersih - bersih sesuai dengan perintah Menteri Imipas terkait Zero HP dan Narkoba dan jangan menjadikan para napi sebagai alat untuk memperkaya diri.
Selain itu awak media juga berharap para petinggi Kanwil Ditjenpas Sumut agar lebih aktif dan tanggap terhadap kritik. (*)
Ada apa dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan? Meski berulang kali di informasikan melalui berbagai pemberitaan terkait aktivitas ilegal penipuan Online atau Lodes.
Nama-nama WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) seperti Ubaidilah Pulungan dan Abdulrahman Sihombing belum tersentuh.
Sehingga menimbulkan tanda tanya besar kepada masyarakat maupun awak media.
Sangat memprihatinkan karena Hal tersebut tak menjadikan kalapas dan KPLP berbenah diri.
Berdasarkan informasi, Aksi kedua WBP tersebut sudah berlangsung sangat lama dan diduga kuat mendapat restu dari, Mathrios Zulhidayat Hutasoit selaku Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan.
Hal ini diungkapkan oleh Sumber yang tidak mau disebutkan namanya, Ia menyebutkan bahwa di sana terdapat sejumlah nama-nama beken Bos Lodes.
"Abdulrahman dan Ubaidah ga bakal dipindah karna ada Chemistry antara kalapas dan kedua WBP," ujar sumber yang minta namanya dirahasiakan, Selasa (09/9/2025).
Ia menambahkan, Kalapas Padangsidimpuan tidak akan memindahkan kedua WBP tersebut.
"kalau untuk dipindah dari sini ga akan terjadi itu bg," kata sumber.
Sumber mengatakan, bahwa kedua WBP itu dipertahankan karena telah menjadi sumber penghasilan ilegal pihak lapas.
"ya maklumlah abg mereka salah satu sumber penghasilan di dalam lapas ini, Ubaidilah Pulungan dan Abdulrahman Sihombing dalam melakukan aksi tipu-tipu nya sangat lihai dan dapat meraup keuntungan hingga ratusan juta per minggu makanya kedua WBP tersebut sangat nyaman berada didalam lapas ini bg," Sebut Sumber.
Ironisnya, saat ini Abdulrahman dan Ubaidah sedang melakukan Percakapan intensif dengan pejabat tinggi di Kelas IIB Padangsidimpuan agar kelompok lainnya disingkirkan.
"Selain mereka banyak juga yang buka kamar kerja lodes di sini cuma saat ini merekalah yang paling sukses bahkan info yang kami dengar Abdulrahman dan Ubaidah lagi melobi petinggi lapas agar bisa menjadi bendera tunggal didalam lapas ini," Kata Sumber.
Menanggapi isu tersebut awak media langsung melakukan konfirmasi kepada Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumut Yudi Suseno,Bc.IP.,S.Pd.,M.Si namun hingga berita ini diterbitkan, awak media belum menerima balasan begitu juga saat awak media melakukan konfirmasi kepada kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan Mathrios Zulhidayat Hutasoit terlihat centang dua tapi belum memberikan jawaban.
Dengan adanya pemberitaan ini diminta kepada Kalapas Mathrios Zulhidayat Hutasoit agar segera melakukan pembenahan dan Bersih - bersih sesuai dengan perintah Menteri Imipas terkait Zero HP dan Narkoba dan jangan menjadikan para napi sebagai alat untuk memperkaya diri.
Selain itu awak media juga berharap para petinggi Kanwil Ditjenpas Sumut agar lebih aktif dan tanggap terhadap kritik. (*)