Teks Foto: Asih Widodo dan Anaknya Semasa hidup.
Indotodaynews.id - Jakarta
Kabar duka datang dari dunia perjuangan hak asasi manusia di Indonesia. Asih Widodo, ayah dari almarhum Sigit Prasetyo yang menjadi korban peristiwa Semanggi 1 tahun 1998, meninggal dunia pada Minggu, 21 Desember 2025.
Kabar Asih Widodo meninggal dunia disampaikan oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) melalui akun IG resmi @kontras_update.
Dalam unggahan tersebut, Kontras menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya sosok Asih Widodo, yang selama puluhan tahun dikenal tak pernah lelah memperjuangkan keadilan bagi putranya, Sigit Prasetyo.
Selama 27 tahun, almarhum konsisten menuntut negara agar mengusut tuntas kasus pelanggaran HAM berat dalam peristiwa Semanggi 1.
Namun hingga akhir hayat Asih Widodo tuntutan tersebut belum sepenuhnya terjawab.
Jenazah Asih Widodo dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di wilayah Jakarta Timur.
Asih Widodo dimakamkan berdampingan dengan foto mendiang putranya, Sigit Prasetyo, yang selama ini selalu ia bawa dalam berbagai aksi dan kegiatan menuntut keadilan.
Semasa hidupnya, Asih Widodo dikenal sebagai simbol keteguhan hati orang tua korban pelanggaran HAM.
Meski usia terus bertambah, semangatnya tak pernah padam untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan.
Asih Widodo meninggal dunia pada usia 76 tahun.
Kepergian Asih Widodo meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi para pegiat HAM dan masyarakat yang mengikuti perjuangannya selama ini.
Selamat jalan, Asih Widodo. Perjuanganmu akan terus dikenang dan dilanjutkan. (*)
Kabar duka datang dari dunia perjuangan hak asasi manusia di Indonesia. Asih Widodo, ayah dari almarhum Sigit Prasetyo yang menjadi korban peristiwa Semanggi 1 tahun 1998, meninggal dunia pada Minggu, 21 Desember 2025.
Kabar Asih Widodo meninggal dunia disampaikan oleh Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) melalui akun IG resmi @kontras_update.
Dalam unggahan tersebut, Kontras menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya sosok Asih Widodo, yang selama puluhan tahun dikenal tak pernah lelah memperjuangkan keadilan bagi putranya, Sigit Prasetyo.
Selama 27 tahun, almarhum konsisten menuntut negara agar mengusut tuntas kasus pelanggaran HAM berat dalam peristiwa Semanggi 1.
Namun hingga akhir hayat Asih Widodo tuntutan tersebut belum sepenuhnya terjawab.
Jenazah Asih Widodo dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di wilayah Jakarta Timur.
Asih Widodo dimakamkan berdampingan dengan foto mendiang putranya, Sigit Prasetyo, yang selama ini selalu ia bawa dalam berbagai aksi dan kegiatan menuntut keadilan.
Semasa hidupnya, Asih Widodo dikenal sebagai simbol keteguhan hati orang tua korban pelanggaran HAM.
Meski usia terus bertambah, semangatnya tak pernah padam untuk menyuarakan kebenaran dan keadilan.
Asih Widodo meninggal dunia pada usia 76 tahun.
Kepergian Asih Widodo meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi para pegiat HAM dan masyarakat yang mengikuti perjuangannya selama ini.
Selamat jalan, Asih Widodo. Perjuanganmu akan terus dikenang dan dilanjutkan. (*)