Teks Foto: Screenshot video saat pimpinan DPRD Pasangkayu gelagapan baca teks Pembukaan UUD 45
Indotodaynews.id - Jakarta
Video singkat yang memperlihatkan Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Hariman Ibrahim, beredar dan viral di berbagai platform media sosial. Dalam video itu, politisi Partai NasDem tersebut terlihat gelagapan sambil sesekali tersenyum saat membaca UUD 1945 pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Bupati Pasangkayu, Sulawesi Barat, yang digelar Rabu (1/10/2025) lalu.
Kejadian itu dibenarkan oleh anggota DPRD Pasangkayu sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem, Robin Chandra Hidayat. Menurut dia, hal itu terjadi karena Hariman mendadak diminta untuk menjadi pembaca UUD 1945 saat upacara Hari Kesaktian Pancasila.
"Posisinya sebagai pembaca UUD itu menggantikan Ketua DPRD karena tidak bisa hadir," kata Robin kepada wartawan, Rabu (4/10/2025).
Kondisi itu kemudian diperparah lantaran Hariman lupa membawa kacamata. Menurut Robin, Hariman memang sudah tua sehingga harus menggunakan kacamata kala membaca teks apa pun.
"Itu kan orang tua kasihan, saat tampil begitu mungkin tidak siap. Apalagi ditambah persiapan kelengkapan untuk membaca itu tidak dibawa, alias kacamata itu lupa," beber Robin.
Lebih lanjut, Robin menjelaskan bahwa bahkan ketika Hariman mengenakan kacamata pun, tulisan yang ia baca harus diperbesar agar bisa terbaca dengan jelas. Sementara teks UUD 1945 yang ia baca saat upacara menggunakan ukuran teks normal.
"Saya kan ketua fraksinya. Bahkan kalau pakai kacamata itu, harus dibesarkan teksnya. Tapi ini kemarin teksnya normal, kacamata tidak dibawa, maka itulah yang terjadi," ucapnya. (*)
Video singkat yang memperlihatkan Wakil Ketua DPRD Pasangkayu Hariman Ibrahim, beredar dan viral di berbagai platform media sosial. Dalam video itu, politisi Partai NasDem tersebut terlihat gelagapan sambil sesekali tersenyum saat membaca UUD 1945 pada Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Bupati Pasangkayu, Sulawesi Barat, yang digelar Rabu (1/10/2025) lalu.
Kejadian itu dibenarkan oleh anggota DPRD Pasangkayu sekaligus Ketua Fraksi Partai NasDem, Robin Chandra Hidayat. Menurut dia, hal itu terjadi karena Hariman mendadak diminta untuk menjadi pembaca UUD 1945 saat upacara Hari Kesaktian Pancasila.
"Posisinya sebagai pembaca UUD itu menggantikan Ketua DPRD karena tidak bisa hadir," kata Robin kepada wartawan, Rabu (4/10/2025).
Kondisi itu kemudian diperparah lantaran Hariman lupa membawa kacamata. Menurut Robin, Hariman memang sudah tua sehingga harus menggunakan kacamata kala membaca teks apa pun.
"Itu kan orang tua kasihan, saat tampil begitu mungkin tidak siap. Apalagi ditambah persiapan kelengkapan untuk membaca itu tidak dibawa, alias kacamata itu lupa," beber Robin.
Lebih lanjut, Robin menjelaskan bahwa bahkan ketika Hariman mengenakan kacamata pun, tulisan yang ia baca harus diperbesar agar bisa terbaca dengan jelas. Sementara teks UUD 1945 yang ia baca saat upacara menggunakan ukuran teks normal.
"Saya kan ketua fraksinya. Bahkan kalau pakai kacamata itu, harus dibesarkan teksnya. Tapi ini kemarin teksnya normal, kacamata tidak dibawa, maka itulah yang terjadi," ucapnya. (*)