Teks Foto: Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan.
Indotodaynews.com - Padangsidimpuan
Adanya dugaan peredaran narkoba dan penipuan online yang terjadi didalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan menjadi tugas kalapas dan kplp yang baru dilantik beberapa waktu lalu untuk segera berbenah diri dan melakukan bersih bersih zero hp dan narkoba sesuai arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto.
Nama Zibel diduga sang pengatur narkoba didalam Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan yang hingga saat ini masih berada didalam lapas teesebut menjadi momok kejahatan terorganisir, dugaan kaki tangan kejahatan terorganisir tersebut sudah terendus lama oleh Awak Media Indotodaynews.com.
Kecok seorang mantan napi bermarga nasution diduga kuat sebagai pengendali dan pemasok narkoba jenis sabu kedalam Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan melalui kaki tangan nya bernama Zibel.
Menanggapin informasi tersebut awak media mencoba melakukan konfirmsi kepada kanwil dirjenpassumut yaitu Yalu Yuswa Panjang A. Md IP, SH, MS I terkait adanya dugaan tersebut mengatakan kepada awak media" Baik trima kasih akan segera kami tl ya" Ujar orang nomor satu di kementrian imipas sumut tersebut.
Awak media juga mencoba melakukan konfirmasi kepada humas lapas kelas 2 B padang sidempuan David pardede membenarkan Zibel berada di Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan.
"Bahwa zibel memang benar masih ada disini bg tapi sama dengan wbp lain," ujarnya kepada awak media, Senin 7 September 2026.
Untuk memutus mata rantai peredaran narkoba dan penipuan online diminta kementrian imipas melalui kanwil dirjenpas sumut untuk memberi atensi khusus terhadap wbp bernama zibel (panggilan) untuk segera di pindah ke lapas yang lebih ketat seperti maxsimum security atau nusa Kambangan.
Awak media juga berharap kepada kalapas dan kplp yang baru menjabat di lingkungan lapas kelas 2 B padang sidempuan untuk tidak memberikan akses kejahatan teroraganisir tersebut serta menolak keras semua bentuk kejahatan teroganisir seperti penipuan online dan Lain-lain. (*)
Adanya dugaan peredaran narkoba dan penipuan online yang terjadi didalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan menjadi tugas kalapas dan kplp yang baru dilantik beberapa waktu lalu untuk segera berbenah diri dan melakukan bersih bersih zero hp dan narkoba sesuai arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto.
Nama Zibel diduga sang pengatur narkoba didalam Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan yang hingga saat ini masih berada didalam lapas teesebut menjadi momok kejahatan terorganisir, dugaan kaki tangan kejahatan terorganisir tersebut sudah terendus lama oleh Awak Media Indotodaynews.com.
Kecok seorang mantan napi bermarga nasution diduga kuat sebagai pengendali dan pemasok narkoba jenis sabu kedalam Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan melalui kaki tangan nya bernama Zibel.
Menanggapin informasi tersebut awak media mencoba melakukan konfirmsi kepada kanwil dirjenpassumut yaitu Yalu Yuswa Panjang A. Md IP, SH, MS I terkait adanya dugaan tersebut mengatakan kepada awak media" Baik trima kasih akan segera kami tl ya" Ujar orang nomor satu di kementrian imipas sumut tersebut.
Awak media juga mencoba melakukan konfirmasi kepada humas lapas kelas 2 B padang sidempuan David pardede membenarkan Zibel berada di Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan.
"Bahwa zibel memang benar masih ada disini bg tapi sama dengan wbp lain," ujarnya kepada awak media, Senin 7 September 2026.
Untuk memutus mata rantai peredaran narkoba dan penipuan online diminta kementrian imipas melalui kanwil dirjenpas sumut untuk memberi atensi khusus terhadap wbp bernama zibel (panggilan) untuk segera di pindah ke lapas yang lebih ketat seperti maxsimum security atau nusa Kambangan.
Awak media juga berharap kepada kalapas dan kplp yang baru menjabat di lingkungan lapas kelas 2 B padang sidempuan untuk tidak memberikan akses kejahatan teroraganisir tersebut serta menolak keras semua bentuk kejahatan teroganisir seperti penipuan online dan Lain-lain. (*)